Pengertian dan contoh logat ,julukan, pangkat, dan tingkat kebangsawanan di Nusa Tenggara Barat




Ø  Logat atau Dialek Sasak
            Adapun pengertian dari logat adalah dialek , dialek di Lombok merupakan dialek yang sangat menarik karena antara dialek yang satu dengan yang lain cukup jauh perbedaannya secara garis besar, di Lombok terdapat empat dialek yaitu:
1.      Dialek Pejanggik
Contohnya: Meno-mene
2.      Dialek Selaparang
Contohnya: Ngeno-ngene
3.      Dialek Pujut
Contohnya: Meriaq-meriku
4.      Dialek Bayan
Contohnya: Kuto-kete

Ø  Julukan atau Sapaan masyarakat Sasak

Pengertian julukan adalah kata sapaan masyarakat yang biasa digunakan dalam kehidupan sehari-hari, ada beberapa jenis sapaan atau julukan yang ada di Lombok diantaranya :

1.       Kata julukan pada Jajar Karang
Contohnya: Kakak (digunakan untuk menyebut seseorang yang lebih tua)
2.      Kata julukan pada Menak
Contohnya: Lalu (digunakan untuk masyarakat yang berstrata menak)
Adapun fungsi dari julukan itu adalah sebagai sapaan yang dapat memiliki 2 maksud yaitu:
a) Untuk menyatakan penghormatan
b) Untuk menyatakan setara
Ø  Pangkat atau Tingkat Kebangsawanan
Pengertian kebangsawanan adalah masyarakat yang memiliki darah biru atau tingkatan strata yang lebih tinggi dari kalangan biasa, adapun pembagian tingkatan masyarakat Sasak yaitu:
1.      Raden (laki-laki) dan Dende (perempuan)
2.      Menak atau Perwangse
Contohnya : Lalu (laki-laki) dan Baiq (perempuan)
3.      Jajar karang
Contohnya: Orang kebanyakan atau masyarakat umum

Ø  Tingkatan Bahasa Sasak
1.      Bahasa Utami atau Utama (bahasa Kawi)
Adalah bahasa dalam tataran tertinggi dan biasanya digunakan terbatas pada acara-acara adat seperti sorong serah aji krame .
2.      Bahasa Sasak Alus (bahasa Madya)
Adalah bahasa dalam tataran,memiliki ciri-ciri “tiang-nggih”. Bahasa inilah yang sering disebut bahasa Alus Sasak, dan merupakan salah satu alat komunikasi yang masih tetap dipakai dan dipelihara dalam komunikasi sehari-hari oleh sebagian masyarakat suku Sasak.
3.      Bahasa Jamak (bahasa Indria)
Adalah tataran bahasa yang dipergunakan sebagai alat komunikasi sehari-hari oleh masyarakat suku Sasak dengan cirri-ciri pemakaian tataran bahasa ini adalah “aoq-ape”. Tingkatan bahasa ini biasa digunakan oleh orang-orang yang usianya lebih tua kepada yang usianya lebih muda.




















TUGAS FOKLOR
LOGAT ,JULUKAN, PANGKAT, dan TINGKAT
        KEBANGSAWANAN di NTB

images.jpg

OLEH:
ISNA DIA’UL ADHA
NIM:
E1C113063




BAHASA SASTRA INDONESIA dan DAERAH
FAKULTAS KEGURUAN dan ILMU PENDIDIKAN

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TEORI NATIVISME

CONTOH REVIEW BUKU